Penyebab Kematian Bassist The Stone Roses Akhirnya Terkuak

Penyebab Kematian Bassist The Stone Roses Akhirnya Terkuak. Kabar duka mengguncang dunia musik rock pada akhir November 2025, ketika Gary “Mani” Mounfield, bassist legendaris dari band The Stone Roses dan Primal Scream, dinyatakan meninggal dunia pada usia 63 tahun. Sejak kabar kepergiannya pertama kali diumumkan oleh keluarga, banyak fans dan media bertanya-tanya tentang apa penyebab di balik kepergian sosok yang begitu berpengaruh dalam sejarah musik Inggris ini. Kini, setelah beberapa minggu berselang, penyebab kematiannya akhirnya terungkap ke publik melalui pernyataan resmi pihak keluarga dan media terpercaya.
detikcom
+1

Mani: Ikon Bass yang Meninggalkan Jejak Tak Terhapuskan

Gary “Mani” Mounfield bukan sekadar bassist biasa. Ia tergolong sebagai salah satu figur yang menentukan suara musik Madchester pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, masa ketika genre rock alternatif berpadu dengan groove tari dan budaya rave. Musik yang di bawanya bersama The Stone Roses membantu membentuk arah musik indie dan rock di Inggris, serta menjadi inspirasi bagi banyak musisi dan band Britpop berikutnya.
Wikipedia

Sebelum bergabung dengan The Stone Roses, Mani sempat terlibat di berbagai proyek musik lokal di Manchester. Namun setelah bergabung dengan John Squire, Ian Brown, dan Alan “Reni” Wren, band ini berkembang menjadi kekuatan besar dengan album debut mereka The Stone Roses (1989), yang hingga kini dianggap sebagai tonggak sejarah musik rock Inggris.
Wikipedia

Penyebab Kematian yang Akhirnya Terungkap

Selama beberapa minggu setelah berita kepergian Mani di umumkan, penyebab kematian masih belum jelas karena keluarga sang musisi belum memberikan pernyataan publik. Namun pada pertengahan Desember 2025, beberapa laporan media dan pernyataan keluarga akhirnya mengungkapkan fakta yang selama ini di tunggu-tunggu:

Mani meninggal secara alami dalam tidurnya di kediamannya di Heaton Moor, Manchester, pada 20 November 2025.
detikcom

Penyebab langsung kematiannya adalah masalah pada saluran pernapasan yang di picu oleh emfisema, sebuah kondisi kronis yang menyerang paru-paru dan mengganggu kemampuan bernapas.
detikcom

Penyakit ini di kenal sebagai kondisi paru-paru yang bisa berkembang dari waktu ke waktu, dan meskipun penyebab pastinya tidak di jelaskan secara detail. Kondisi ini seringkali di picu oleh paparan jangka panjang terhadap polusi, racun lingkungan. Atau gaya hidup tertentu.
ITVX

Kepolisian Greater Manchester Police juga memastikan tidak ada unsur mencurigakan terkait kematian Mani, sehingga kasus ini di pandang sebagai insiden alamiah tanpa perlunya penyelidikan kriminal.
ITVX

Keterangan resmi ini menjadi penutup dari spekulasi panjang tentang apa yang terjadi pada sosok yang selama ini di kenal sebagai “jantung” dari groove musik The Stone Roses. Banyak penggemar yang menyatakan kesedihan mereka sekaligus rasa syukur karena penyebabnya telah di pastikan — meskipun tetap meninggalkan duka mendalam.
detikcom

Reaksi dan Penghormatan untuk Mani

Sejak kabar meninggalnya Mani tersebar. Dunia musik di penuhi oleh pesan duka dan penghormatan dari sesama musisi, fan. Dan figur publik. Frontman The Stone Roses Ian Brown. Musisi Liam Gallagher dari Oasis. Serta rekan-rekan dari berbagai band besar lainnya menyampaikan penghormatan mereka melalui media sosial dan wawancara.
Variety Australia

Tribut ini menunjukkan betapa luas dampak Mani dalam komunitas musik — tidak hanya sebagai bassist yang hebat. Tetapi juga sebagai teman dan inspirasi bagi banyak orang. Bahkan setelah lebih dari tiga dekade berkiprah. Namanya tetap dikenang sebagai salah satu bassis paling berpengaruh di kancah rock alternatif.
Variety Australia

Warisan Musik yang Abadi

Meski Mani telah tiada. Warisan musiknya tetap hidup. Lagu-lagu yang di bawakan The Stone Roses dengan garis bass khasnya tetap menjadi bagian integral dari sejarah musik rock modern. Mulai dari hits seperti Fools Gold, I Wanna Be Adored. Hingga karya-karya Primal Scream di era dia bergabung. Semuanya menjadi bukti kontribusi besar yang ia berikan.
Wikipedia

Para musisi muda terus menggali inspirasi dari permainan bass Mani yang groovy dan penuh karakter.Sementara penggemar lama terus menikmati ulang album klasik yang menjadi pengaruh banyak generasi. Warisan inilah yang memastikan bahwa meskipun Mani telah pergi. Suaranya — atau lebih tepatnya suara bass-nya — akan tetap hidup dan terus memengaruhi musik di masa mendatang.

Share: Facebook Twitter Linkedin